Kamis, 24 September 2015

Benar-Benar Berjuang Dan Tepat Pada Sasaran

Kalau Berjuang Untuk Papua, Jangan Dengan Cara Pendekatan Yang Hanya Mengorbangkan Pikiran, Tenaga dan Waktu Cari cara yang tepat. Kita berjuang dengan cara yang tidak tepat terhadap musuh, maka masalah gampang dibuat dengan seenaknya dan masalah itu trus terjadi kecuali berjuangan dengan cara yang tepat, cara yang tepat adalah suatu cara dimana itu mampu melemahkan kekuatan musuh terhadap pelaku korban. Sehingga kedepan masalahnya tidak seenaknya diciptakan begitu saja tanpa diprosesi pengelesasian. Kita berjuang dengan berikan masukan, solusi, atau kritik kepada
berarti sama saja kita berikan cara baik kepada musuh kita dalam perlawanannya. Makanya itu bukan cara yang tepat. Saya pikir hal semacam ini orang Papua belum paham sampai kesana atas musuh dari penjajah Indonesia.
Padahal kita sudah mengetahui sejarahnya bahwa pembunuhan terhadap orang Papua secara tidakmanusiawi terus terjadi di Papua maupun luar Papua.



 Pembunuhan nyata terhadap mahasiswa Papua pada saat ini adalah seperti yang terjadi di Tomohon, Manado, Makassar atas nama Charles Enumbi, mahasiswa Semester akhir dan ada juga di Yogyakarta atas nama Paulus Petege, mahasiswa baru, 2013. Lain lagi, di jogja pada sebelumnya. Sementara yang daerah lain lagi itu sudah lebih banyak, apalagi dihitung dari awal integrasi Papua di NKRI.
Maka, salah satu momen yang tepat untuk orang Papua bersatu, terutama mahasiswa Papua sebagai agen of change adalah pada saat dimana tindakan pembunuhan ketidakmanusiawian oleh orang luar Papua terhadap orang Papua.

Misalnya momen pada pembunuhan mahasiswa Papua di sulawesi, Tomohon, dan Makassar untuk menentukan satu sikap yang mana isinya membuat mereka sebagai musuh itu bisa mengurangi terhadap orang Papua. Salah satu sikap tegas yang bisa dibuat orang Papua dengan berdasarkan pembunuhan mahasiswa Papua di Tomohon, Makassar itu adalah misalnya melalui surat pernrnyataan "ORANG JAWA SULAWESI DI PAPUA HARUS KEMBLI DI DAERAH ASAL". Suarat itu ditanda-tangani oleh seluruh panguyuban/komite yang ada disetiap kota study di seluruh Indonesia bersama masyarakat Papua/disetiap desa, lalu layangkan kepada pemerintah provinsi Papua, pemerintah provinsi di Sulwesi dan pemerintah Pusat, Presiden.

Ini sebuah sikap yang menekan semngat musuh mereka terhadap kita orang Papua. Semacam itu. Yang penting cari momen yang tepat. 


By Kristianus Degei 

0 komentar:

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com